Tugas Dan Fungsi Kementerian Badan Usaha Milik Negara
Nafa Dwi Arini
1 day ago

Tugas Dan Fungsi Kementerian Badan Usaha Milik Negara

Jelajahi peran strategis Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam mengelola dan mengembangkan perusahaan-perusahaan BUMN. Temukan bagaimana tugas dan fungsi Kementerian ini mendukung pertumbuhan ekonomi melalui investasi dan strategi pengembangan. Pelajari langkah-langkah konkrit yang diambil untuk memastikan bahwa BUMN berperan signifikan dalam mendorong kemajuan sektor ekonomi di Indonesia.

Tugas Dan Fungsi Kementerian Badan Usaha Milik Negara Tugas dan Fungsi Kementerian Badan Usaha Milik Negara, BUMN, Pengelolaan BUMN, Peran BUMN

Gambar Ilustrasi Tugas Dan Fungsi Kementerian Badan Usaha Milik Negara

Mengenal Sang Pengarah: Kementerian Badan Usaha Milik Negara

Bayangkan sebuah armada kapal terbesar di Nusantara, masing-masing membawa muatan penting untuk keberlangsungan bangsa: ada yang mengangkut energi, menyediakan pangan, membangun infrastruktur, dan menghubungkan pulau-pulau. Siapa yang memastikan armada raksasa ini berlayar pada arah yang benar, tidak saling tabrak, dan sampai di tujuan yang telah ditetapkan? Jawabannya adalah Kementerian Badan Usaha Milik Negara (Kementerian BUMN). Dalam ekosistem perekonomian Indonesia, peran Kementerian ini seringkali kurang dipahami publik, padahal dampaknya kita rasakan setiap hari. Dari listrik yang menyala, sinyal telepon yang stabil, hingga beras yang tersedia di warung, semuanya tak lepas dari pengelolaan strategis terhadap BUMN.

Fakta yang mungkin mengejutkan: portofolio BUMN di bawah pengawasan Kementerian ini mencakup aset yang nilainya mencapai ribuan triliun rupiah, dengan kontribusi terhadap PDB negara yang sangat signifikan. Namun, tantangannya pun luar biasa besar. Di era disrupsi digital dan persaingan global yang ketat, Kementerian BUMN dituntut tidak hanya menjadi regulator, tetapi juga menjadi corporate architect dan value creator yang mampu mentransformasi perusahaan-perusahaan plat merah agar agile, profitable, dan relevan bagi masyarakat. Artikel ini akan mengupas tuntas tugas dan fungsi krusial Kementerian BUMN, serta bagaimana strateginya membawa BUMN menjadi engine of growth yang sesungguhnya.

Memahami Posisi Strategis Kementerian BUMN

Sebelum menyelami lebih dalam, penting untuk menempatkan Kementerian BUMN dalam struktur pemerintahan yang tepat. Kementerian ini bukanlah pemilik saham BUMN, karena pemilik sahamnya adalah negara yang diwakili oleh Menteri Keuangan. Posisi Kementerian BUMN lebih sebagai Pengelola atau Regulator yang diberi mandat oleh pemerintah untuk melakukan pembinaan, pengawasan, dan pemberian pertimbangan. Bayangkan hubungannya seperti ini: negara (pemilik) menunjuk seorang fund manager (Kementerian Keuangan) untuk mengelola portofolio investasi, dan menunjuk seorang corporate strategist (Kementerian BUMN) untuk memastikan setiap perusahaan dalam portofolio itu dijalankan dengan strategi yang solid, tata kelola yang baik, dan kinerja yang optimal.

Landasan Hukum dan Mandat Konstitusional

Keberadaan dan tugas Kementerian BUMN memiliki pondasi hukum yang kuat. Mandat utamanya bersumber dari Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara. Dalam perjalanannya, peraturan ini diperbarui dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 74 Tahun 2014 tentang Pembinaan dan Pengawasan Badan Usaha Milik Negara, yang kemudian dikuatkan dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 117 Tahun 2022 tentang Kementerian Badan Usaha Milik Negara. Perpres inilah yang menjadi playbook terbaru, merinci secara gamblang tugas, fungsi, susunan organisasi, dan tata cara kerja Kementerian BUMN. Dokumen-dokumen hukum ini menegaskan bahwa pengelolaan BUMN bukanlah aktivitas yang sembarangan, melainkan diatur dalam kerangka tata kelola yang ketat dan transparan.

Visi dan Misi: Menuju BUMN yang Tangguh dan Berkelas Dunia

Kementerian BUMN tidak sekadar menjalankan tugas administratif. Ia digerakkan oleh visi yang besar: “Menjadi Pengelola BUMN Kelas Dunia untuk Mewujudkan Indonesia Maju.” Visi ini kemudian dijabarkan dalam misi-misi konkret, seperti meningkatkan nilai dan peran strategis BUMN, memperkuat tata kelola dan kinerja perusahaan, serta mendorong sinergi dan kolaborasi antar-BUMN dan dengan pihak eksternal. Dalam praktiknya, saya sering menyaksikan bagaimana visi ini diterjemahkan dalam program-program seperti “BUMN Hadir untuk Negeri” dan transformasi digital masif di berbagai sektor. Ini menunjukkan komitmen untuk melampaui sekadar pencatatan laba-rugi, menuju kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.

Tugas Inti Kementerian BUMN: Lebih dari Sekadar Pengawas

Jika disederhanakan, tugas pokok Kementerian BUMN dapat dipetakan ke dalam beberapa area kewenangan utama. Pemahaman terhadap tugas-tugas ini akan mengungkap kompleksitas dan skala tanggung jawab yang diemban.

Perumusan dan Pelaksanaan Kebijakan

Di sinilah fungsi strategis Kementerian BUMN benar-benar terlihat. Kementerian bertugas merumuskan grand strategy bagi seluruh portofolio BUMN. Ini mencakup kebijakan di bidang keuangan, sumber daya manusia, pengembangan usaha, restrukturisasi, hingga privatisasi. Contoh nyatanya adalah kebijakan holdingisasi atau pembentukan holding BUMN di sektor-sektor strategis seperti pangan (ID FOOD), energi (Pertamina), dan tambang (MIND ID). Kebijakan ini dirancang untuk menciptakan skala ekonomi, mengurangi tumpang-tindih, dan membentuk champion nasional yang mampu bersaing di kancah global. Proses perumusannya melibatkan analisis mendalam, benchmarking internasional, dan tentu saja, koordinasi yang erat dengan kementerian/lembaga lain.

Pembinaan dan Pengembangan BUMN

Tugas ini ibarat tugas seorang pelatih bagi timnya. Kementerian BUMN aktif melakukan pembinaan untuk meningkatkan kesehatan dan kompetensi BUMN. Bentuknya beragam, mulai dari pendampingan dalam penyusunan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) dan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP), evaluasi kinerja secara berkala, hingga program peningkatan kapabilitas SDM. Saya pernah terlibat dalam diskusi dimana tim Kementerian mendorong implementasi environmental, social, and governance (ESG) principles secara serius di internal BUMN, yang kini menjadi tren global. Mereka juga memfasilitasi BUMN untuk mendapatkan sertifikasi kompetensi kerja bagi pekerjanya, atau memastikan perusahaan konstruksi BUMN memiliki Sertifikat Badan Usaha (SBU) yang sesuai, sebagai bentuk komitmen pada kualitas dan profesionalisme.

Pengawasan dan Evaluasi Kinerja

Pengawasan di sini bersifat preventif, detektif, dan korektif. Kementerian BUMN memantau kinerja keuangan dan non-keuangan BUMN melalui sistem pelaporan yang terintegrasi. Mereka mengevaluasi pencapaian target yang telah disepakati, mengidentifikasi potensi red flag sejak dini, dan mengambil langkah koreksi jika diperlukan. Mekanisme pengawasan ini termasuk mereview kepatuhan terhadap prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) dan memastikan tidak ada penyimpangan. Dalam konteks ini, sinergi dengan lembaga audit seperti BPK dan BPKP juga sangat krusial. Pengawasan yang efektif adalah tameng utama untuk mencegah potensi kerugian negara.

Fungsi Strategis yang Berdampak Langsung pada Ekonomi

Dari tugas-tugas pokok tersebut, lahir sejumlah fungsi strategis yang dampaknya langsung terasa dalam perekonomian. Fungsi-fungsi inilah yang membuat Kementerian BUMN menjadi ujung tombak dalam pelaksanaan berbagai program pemerintah.

Sebagai Agent of Development

BUMN seringkali ditugaskan untuk mengerjakan proyek-proyek strategis nasional yang kurang menarik bagi swasta karena margin tipis atau risikonya tinggi, seperti membangun infrastruktur di daerah terpencil atau menyediakan layanan dasar dengan harga terjangkau. Kementerian BUMN berfungsi memastikan BUMN mampu menjalankan peran ini. Misalnya, dalam program pembangunan ibu kota negara (IKN), BUMN-BUMN di bawah koordinasi Kementerian BUMN memegang peran sentral. Mereka tidak hanya sebagai kontraktor, tetapi juga sebagai perintis dan penggerak awal pembangunan. Fungsi sebagai agent of development ini menegaskan bahwa BUMN hadir bukan semata untuk mencari keuntungan komersial, tetapi untuk memakmurkan rakyat.

Sebagai Stabilisator Perekonomian

Dalam situasi krisis atau gejolak ekonomi, BUMN berfungsi sebagai penyeimbang (countercyclical). Peran Kementerian BUMN adalah mengkoordinasikan BUMN untuk bertindak sebagai stabilisator. Kita melihat ini selama pandemi COVID-19, dimana BUMN farmasi diperintahkan untuk mengamankan vaksin dan obat-obatan, BUMN logistik menjamin distribusi, dan BUMN perbankan memberikan relaksasi kredit. Kementerian mengeluarkan kebijakan-kebijakan khusus dan memantau eksekusinya secara ketat. Kemampuan untuk bertindak cepat dan terkoordinasi inilah yang menunjukkan fungsi stabilisasi yang vital.

Memperkuat Daya Saing Nasional Melalui Sinergi

Salah satu fungsi terpenting Kementerian BUMN adalah menciptakan dan mendorong sinergi. Sinergi antar-BUMN, maupun antara BUMN dengan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta swasta. Program linkage antara BUMN besar dengan UMKM lokal dalam rantai pasoknya adalah contoh nyata. Kementerian berfungsi sebagai matchmaker dan fasilitator. Mereka juga mendorong BUMN untuk menggunakan produk dalam negeri dan memanfaatkan jasa lokal, termasuk dalam hal perizinan dan sertifikasi usaha. Misalnya, dengan memastikan mitra kontraktornya telah memenuhi semua persyaratan legal seperti memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem OSS dan sertifikasi bidangnya, seperti sertifikasi K3 untuk proyek-proyek berisiko. Hal ini menciptakan multiplier effect yang luas bagi perekonomian.

Tantangan Kontemporer dan Strategi Ke Depan

Dunia berubah dengan cepat, dan Kementerian BUMN dituntut untuk terus beradaptasi. Beberapa tantangan besar yang dihadapi antara lain disrupsi teknologi, tuntutan transisi energi hijau, persaingan dengan perusahaan startup yang lincah, dan harapan publik yang semakin tinggi terhadap transparansi dan akuntabilitas.

Mendorong Transformasi Digital dan Inovasi

BUMN kerap dicap lamban dan birokratis. Untuk mematahkan stigma ini, Kementerian BUMN gencar mendorong transformasi digital. Mereka tidak hanya menyuruh BUMN “go digital”, tetapi juga menciptakan ekosistem pendukungnya, seperti mendirikan venture capital untuk startup teknologi (SMI Venture) dan mendorinkultur inovasi internal. Targetnya adalah menciptakan BUMN yang digital-savvy, yang mampu melahirkan layanan-layanan baru seperti fintech, edtech, atau healthtech yang dimiliki oleh negara. Inovasi menjadi kata kunci untuk tetap relevan.

Menyiapkan BUMN Menuju Ekonomi Hijau

Isu ESG dan transisi energi tidak bisa dihindari. Kementerian BUMN memiliki tugas berat untuk mengarahkan BUMN-BUMN di sektor energi dan sumber daya alam untuk bertransformasi, sambil tetap menjaga ketahanan energi nasional. Ini berarti merancang roadmap transisi yang jelas, mencari sumber pendanaan hijau, dan mengembangkan kompetensi baru. BUMN diharapkan menjadi pelopor dalam ekonomi sirkular dan pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT).

Kesimpulan dan Langkah Konkret untuk Terlibat

Dari paparan di atas, jelas bahwa Kementerian Badan Usaha Milik Negara memegang peran yang sangat strategis dan kompleks. Ia adalah navigator, pelatih, pengawas, dan fasilitator bagi perusahaan-perusahaan BUMN agar dapat berkontribusi maksimal bagi kesejahteraan rakyat Indonesia. Tugas dan fungsinya menjangkau dari perumusan kebijakan makro hingga memastikan implementasi di lapangan berjalan lancar.

Bagi kita sebagai pelaku usaha atau masyarakat, memahami peran Kementerian BUMN membuka peluang kolaborasi. BUMN membutuhkan mitra yang kompeten, profesional, dan memenuhi semua standar regulasi. Inilah saatnya untuk meningkatkan kapasitas diri dan usaha Anda. Pastikan bisnis Anda memiliki dasar hukum dan sertifikasi kompetensi yang lengkap, sehingga siap menjadi bagian dari rantai nilai BUMN dan proyek-proyek strategis nasional.

Membingungkan mengurus semua perizinan dan sertifikasi yang diperlukan? Anda tidak perlu melakukannya sendirian. Jakon hadir sebagai mitra terpercaya untuk membantu Anda menyiapkan semua kebutuhan legalitas dan sertifikasi usaha, dari perizinan berusaha di OSS hingga sertifikasi kompetensi bidang konstruksi, K3, dan lainnya. Dengan dukungan yang tepat, Anda bisa fokus mengembangkan bisnis sambil memastikan kepatuhan terhadap semua regulasi. Kunjungi jakon.info sekarang dan konsultasikan kebutuhan pengembangan usaha Anda dengan tim ahli kami. Bersama kita wujudkan kontribusi nyata bagi kemajuan ekonomi Indonesia.

About the author
ijinalat.com Sebagai penulis artikel di IzinBerusaha.com

Nafa Dwi Arini adalah seorang konsultan bisnis profesional yang berpengalaman di perusahaan ijinalat.com. Dengan latar belakang pendidikan yang kuat dan berbagai pengalaman dalam dunia bisnis, Nafa Dwi Arini telah membantu banyak klien meraih kesuksesan dan pertumbuhan yang signifikan.

Sebagai konsultan bisnis, Nafa Dwi Arini memiliki kemampuan analitis yang luar biasa. Dia dapat menganalisis masalah yang kompleks dengan cepat dan mengidentifikasi peluang-peluang strategis untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas perusahaan. Kepiawaiannya dalcam mengumpulkan dan menganalisis data bisnis memungkinkan dia untuk memberikan rekomendasi yang tepat dan solusi yang inovatif.

Nafa Dwi Arini dikenal dengan keterampilan komunikasinya yang luar biasa. Dia dapat berkomunikasi dengan jelas dan persuasif dengan semua tingkatan dalam organisasi, mulai dari eksekutif hingga staf. Kemampuannya dalam memahami kebutuhan klien dan menyampaikan ide-ide kompleks dengan bahasa yang sederhana membuatnya menjadi konsultan yang sangat berharga bagi para klien.

Jika Anda mencari konsultan bisnis yang handal dan berkomitmen untuk membantu perusahaan Anda tumbuh dan berkembang, tidak perlu mencari lebih jauh. Hubungi Nafa Dwi Arini di ijinalat.com untuk mendapatkan panduan dan solusi bisnis yang efektif dan inovatif.

Layanan Pembuatan Surat Izin Alat dan Sertifikasi K3

Mudahkan Proses Pengurusan SIA Anda Bersama Kami. Kami bantu memenuhi perijinan untuk mendapatkan Surat Izin Alat (SIA) & Surat Ijin Operator (SIO) alat berat melalui Jasa Pengurusan SIA & SIO Alat Angkat Angkut di Seluruh Indonesia

Butuh Bantuan Profesional?

Dapatkan pendampingan profesional dalam pengurusan Surat Ijin Alat (SIA). Proses cepat, transparan, dan sesuai peraturan yang berlaku.

Artikel Terkait

Konsultasikan dengan Kami

Supaya dapat mengikuti jadwal tender

IjinAlat.com Proses SKK Konstruksi cepat dan memuaskan

Jangan sampai hanya karena selembar kertas yang belum terpenuhi, Anda harus menghadapi kegagalan tender. Banyak perusahaan mengalami hambatan hanya karena persyaratan administratif yang belum lengkap.

Bayangkan, saat kesempatan besar ada di depan mata, Anda malah terhalang karena dokumen perizinan belum sesuai. Tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga dapat mengurangi reputasi perusahaan Anda.

Kini, semua cara melengkapi persyaratan perizinan dasar hingga izin operasional tersedia di sini! Lengkapi izin dasar seperti AKTA pendirian atau perubahan, NIB dengan penetapan KBLI yang tepat, hingga izin operasional di semua sektor yang Anda jalankan. Pastikan perusahaan Anda siap bersaing di semua tender!

Terjamin
Sertifikat terjamin keasliannya dan dapat dicek online
Proses Cepat
Dengan puluhan tahun pengalaman kami, proses menjadi lebih cepat
Free Konsultasi
Konsultasi gratis sesuai dengan kebutuhan
24/7 Support
Contact us 24 jam sehari, 7 hari seminggu.

Pendirian PT/CV

Pendirian PT/CV. Mendirikan sebuah badan usaha atas usaha yang akan / sedang anda jalankan, adalah keputusan yang tepat dan sebuah LANGKAH BESAR. Namun, jangan hanya sekedar membuat wadahnya saja, tetapi juga bagaimana proyek-proyek yang akan anda jalankan kedepan sudah tertuang diawal didalam legalitas badan usaha.

Bagaimana cara kami membantu Perusahaan Anda mendapatkan Surat Izin Alat atau Surat Keterangan Riksa Uji K3 Alat atau Surat Ijin Laik Operasi (SILO)?

Surat Izin Alat atau Surat Keterangan Riksa Uji K3 Alat atau Surat Ijin Laik Operasi (SILO) menjadi salah satu syarat untuk mengajukan Sertifikat Badan Usaha Jasa Konstruksi (SBUJK) Kementerian PUPR.

  • 01. Business Goal

    Ceritakan kepada kami, goal bisnis Anda.

    • Mau ambil kualifikasi kontraktor atau konsultan
    • Kapan akan mengikuti tender
    • Tender apa yang akan diikuti
  • 02. Review kebutuhan teknis

    • Data penjualan tahunan;
    • Data kemampuan keuangan/nilai aset;
    • Data ketersediaan Tenaga Kerja Konstruksi
    • Data kemampuan dalam menyediakan Peralatan konstruksi;
    • Data penerapan sistem manajemen anti penyuapan ISO 37001;
    • Data keanggotaan asosiasi BUJK yang terdaftar di LPJK.
  • 03. Tenaga Ahli & Peralatan

    Apakah sudah memiliki tenaga ahli dan peralatan pendukung konstruksi

    Kami dapat membantu proses SKK - Sertifikat Kompetensi Kerja Konstruksi dan pemenuhan Peralatan

    Termasuk Ijin Operator (SIO) dan Ijin Alatnya (SIA)

  • 04. Proses SBU

    SBU Jasa Konstruksi ini dikeluarkan oleh LSBU atau Lembaga Sertifikat Badan Usaha yang di Akreditasi oleh LPJK PUPR

    • BUJK Nasional
    • BUJK PMA
    • BUJK Asing